04 Oktober 2012

menjaga kelestarian alam dan lingkungan

Menjaga kelestarian alam adalah suatu hal yang wajib di jaga dan dirawat agar dapat dinikmati ole anak cucu kita,kalau kita lihat kerusakan lingkungan di kepulauan GILIGENTING sudah menghawatirkan dikarenakan oleh tangan manusia itu sendiri,masalah yang patut diperhatikan adalah pengambilan pasir di pesisir pantai yang sudah terjadi dan menjadi tradisi dari sebagian penduduk desa bringsang/giligenting sehingga mengakibatkan ABRASI pantai,yaitu pengikisan kawasan pantai.luas pantai sudah mulai terkikis oleh air laut karena pasirnya sudah tidak ada,pantai yang seharusnya landai menjadi dalam,ruas jalan yang ada dikawasan desa bringsang&aeng; anyar sudah mulai rusak dan terkikis,walaupun sudah di bangun tembok tangkis laut tetap saja tidak dapat menahan kerasnya ombak,apalagi kalau pembangunan tembok tangkis laut tidak diperhitungkan dengan benar kekuatan dari tembok tersebut,apalagi CV yang menjadi pelaksana dari proyek tersebut tidak amanah,begitu juga dengan rusaknya TERUMBU KARANG di kawasan pantai bringsang/giligenting sudah sangat mengkhawatirkan,dulu sewaktu penulis masih kecil kebetulan rumah saya berdekatan dg pantai jadi sangat paham betul tentang pantai,dulu terumbu karang sangat luas dan banyak ditemukan berbagai jenis biota laut yang langka seperti kuda laut,lambhicar,teripang,ikan terbang,ikan scorpion,udang laba laba,udang besar dan berbagai lkan yang berwarna warni dan kepiting bakau yang banyak ditemui di sekitar pohon mangruf atau tenjheng,dan sekarang sudah mulai punah karena di racun atu di SANGKALI oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab,sebenarnya perbuatan meracuni atau mengebom itu perbuatan yang melanggar UUD tentang kelautan,karena perbuatan merusak itu akan membuat keseimbangan ekosistem alam menjadi tidak seimbang karena akan banyak makhluk laut akan mati,jangankan ikan, telor ikannya juga bisa mati bahkan akan terumbu karang juga bisa mati bahkan setiap para pemancing paham kalau karang mati maka akan tidak ada ikan,tapi tetap ada saja yang melakukan perbuat tidak baik tersebut ,menurut penuturan Bp Sa'at dan dari sebagian para nelayan penjaring ikan yang tinggal di dusun pagar setan mengatakan bahwa sekarang mencari lkan sukar sekali,tidak seperti dulu,karena selain ada masyarat dari sebrang yang memakai jaring pukat harimau yang menjaring semua jenis ikan dan biota laut lainya,ada juga yang memakai bom dan racun,bahkan sampai terjadi pembakaran kapal nelayan di desa gedugan karena masalah bom ikan,kembali kepada masalah pengikisan atau ABRASI laut bisa di tanggulangi dengan penanaman bibit pohon bakau atau MANGRUF di sekitar pantai yang di tanam secara sistematis dan terencana,syukurlah sekarang sudah ada program dari santos dan kades bringsang Bp Sutlan SE yang sudah memfalisitasi penanaman bibit pohon MANGRUF di pantai desa bringsang,ABD Rahem salah seorang panitia pelaksana dari program tersebut menyatakan bahwa penanaman bibit pohon mangruf telah sukses,dan yang lebih penting adalah menjaga pertumbuhan dari pohon mangruf tersebut agar tumbuh dengan baik,mudah mudahan akan adalagi program yang memperhatikan kelestarian lingkungan hidup demi anak cucu kita kelak.By:(bringsang community team)